COE Literature

Transformasi Pendidikan Bahasa Inggris Melalui Kurikulum Merdeka di Indonesia

  Oleh Achmad Yudi Wahyudin, 22 November Kebebasan dalam Perancangan Kurikulum Bahasa Inggris : Kurikulum Merdeka telah mengubah lanskap pendidikan di Indonesia dengan memberikan kebebasan kepada sekolah untuk merancang kurikulum mereka sendiri, khususnya dalam pengajaran Bahasa Inggris. Keuntungan utama dari pendekatan ini adalah kebebasan bagi guru untuk menerapkan metode pengajaran yang lebih kreatif dan inovatif. Dengan kemampuan untuk menyesuaikan metode dengan gaya belajar siswa dan kebutuhan individu, guru dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan relevan. Mereka bisa mengintegrasikan elemen-elemen lokal, seperti cerita rakyat dan budaya setempat, ke dalam pembelajaran Bahasa Inggris, membuat materi lebih bermakna dan meningkatkan keterlibatan siswa. Penerapan Sumber Daya Lokal dalam Pembelajaran Bahasa Inggris : Kurikulum Merdeka juga membuka peluang untuk memanfaatkan sumber daya lokal yang kaya akan budaya, sejarah, dan cerita tradisional. Guru dapat lebih mudah mengintegrasikan nilai-nilai lokal ke dalam pembelajaran Bahasa Inggris, menghubungkan kemampuan berbahasa dengan identitas budaya siswa. Ini tidak hanya memperdalam pemahaman siswa tentang Bahasa Inggris tetapi juga memperluas wawasan mereka mengenai kekayaan budaya Indonesia. Revolusi Digital dalam Pembelajaran Bahasa Inggris : Perkembangan teknologi digital telah secara signifikan mempengaruhi cara pembelajaran Bahasa Inggris dilakukan. Penggunaan teknologi dan media digital telah menciptakan peluang baru untuk memperkuat empat keterampilan berbahasa: mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis. Sumber daya digital seperti situs web pembelajaran, aplikasi bahasa, dan media sosial memudahkan siswa untuk meningkatkan pemahaman Bahasa Inggris mereka. Teknologi memungkinkan siswa berinteraksi lebih intensif dengan materi pelajaran dan berkomunikasi dengan penutur asli melalui berbagai platform, memperbaiki kemampuan berbicara dan mendengarkan secara langsung. Pentingnya Pembelajaran Bahasa Inggris dalam Era Globalisasi : Pembelajaran Bahasa Inggris yang efektif sangat penting untuk mempersiapkan generasi muda Indonesia menghadapi kompetisi global. Dalam era globalisasi, kemampuan berbahasa Inggris adalah aset penting untuk komunikasi internasional yang efektif. Integrasi Kurikulum Merdeka dengan teknologi dalam pembelajaran Bahasa Inggris dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Ini tidak hanya mengembangkan keterampilan bahasa siswa tetapi juga memperdalam pemahaman mereka tentang keberagaman budaya dan pengetahuan global, mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan masa depan. Kesimpulan : Dengan menggabungkan Kurikulum Merdeka yang menawarkan fleksibilitas dalam perancangan kurikulum Bahasa Inggris dan pemanfaatan teknologi, pendidikan Bahasa Inggris di Indonesia mengalami kemajuan yang positif. Peningkatan kualitas pendidikan Bahasa Inggris diharapkan dapat menciptakan generasi yang lebih siap untuk bersaing di tingkat global.  

Mahasiswa Sastra Inggris Teknokrat Wakili Lampung dalam Pekan Seni Mahasiswa Nasional 2024 Cabang Lomba Cerita Pendek

Halo Sobat Juara… Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) terus memberikan dukungan dan fasilitas kepada mahasiswanya untuk mencapai prestasi tingkat nasional. Fauzi, mahasiswa Program Studi S1 Sastra Inggris UTI, akan mewakili Provinsi Lampung dalam Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) 2024 di kategori lomba Cerita Pendek (Cerpen). Peksiminas 2024 dijadwalkan akan berlangsung di UNJ dari tanggal 2 hingga 7 September 2024. Fauzi terpilih mewakili Lampung dalam Peksiminas 2024 setelah meraih Juara 1 pada Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) 2024 yang digelar pada bulan Juni lalu. Cerpen yang membuat Fauzi meraih Juara 1 di Peksimida berjudul “Anggrek Tidur,” yang mengisahkan seorang ibu yang mencari anaknya yang hilang setelah mengikuti jejak sang ayah dalam mencari Anggrek Hutan. Cerpen ini mengangkat tema kearifan lokal. Fauzi mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Universitas Teknokrat Indonesia yang telah memberikan dukungan dan fasilitas sehingga ia bisa meraih Juara 1 di Peksimida dan mewakili Lampung dalam Peksiminas 2024. Fauzi diberangkatkan dengan pelepasan resmi oleh Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Auliya Rahman Isnain, S.Kom., M.Cs., pada Sabtu, 31 Agustus 2024. Pembimbing Fauzi, Dr. M. Yuseano Kardiansyah, MA., menyatakan kekagumannya atas dedikasi Fauzi dalam menulis cerita dan perjuangannya yang membawa prestasi di tingkat daerah hingga nasional. Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H Mahathir Muhammad, SE., MM., memberikan ucapan selamat kepada Fauzi untuk ajang Peksiminas.”Selamat berjuang, Fauzi. Semoga sukses dan membawa pulang juara. Jangan lupa untuk menghubungi dan meminta restu dari orang tua sebelum mengikuti perlombaan bergengsi ini,” kata Dr. Mahathir.

Mengenal Jurusan Sastra Inggris dan Peluang Karirnya

Apa Itu Jurusan Sastra Inggris? Jurusan Sastra Inggris adalah program studi yang fokus pada studi tentang sastra dan bahasa Inggris dari berbagai aspek, termasuk keilmuan sastra dan linguistik. Program ini melibatkan analisis karya sastra berbahasa Inggris seperti puisi, novel, cerpen, drama, serta film dan musik, serta mempelajari teori, kritik, dan sejarah perkembangan sastra Inggris. Mahasiswa jurusan ini juga akan mempelajari linguistik, yaitu ilmu yang membahas berbagai aspek bahasa seperti fonetik, fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, dan pragmatik. Keahlian dan Kompetensi Lulusan Lulusan Sastra Inggris akan memiliki keahlian dalam: Kemampuan bahasa Inggris secara lisan dan tulisan Berpikir kritis dan analitis Komunikasi yang efektif Memahami dan menganalisis karya sastra Prospek Kerja Lulusan Lulusan jurusan Sastra Inggris memiliki berbagai peluang karir, antara lain: Penerjemah Interpreter Editor Jurnalis Dosen Pustakawan PenulisPegiat budaya Mata Kuliah di Jurusan Sastra Inggris Materi yang dipelajari dibagi menjadi dua kategori utama: Sastra: Meliputi mata kuliah seperti Sejarah Sastra Inggris, Teori Sastra, Kritik Sastra, Apresiasi Sastra, Puisi Inggris, Novel Inggris, Cerpen Inggris, Drama Inggris, Film Inggris, dan Musik Inggris. Linguistik: Meliputi Bahasa Inggris Dasar, Fonetik dan Fonologi, Morfologi, Sintaksis, Semantik, dan Pragmatik. Mahasiswa juga akan mempelajari mata kuliah tambahan seperti Metodologi Penelitian, Komputerisasi Bahasa, Penulisan Kreatif, Jurnalistik, Penerjemahan, dan Interpreting. Kurikulum dan Tahun Per Tahun Kurikulum jurusan ini bervariasi di setiap universitas, namun umumnya mencakup: Tahun Pertama: Mata kuliah dasar seperti Bahasa Inggris Dasar, Fonetik dan Fonologi, Morfologi, Sintaksis, Semantik, dan Pragmatik. Tahun Kedua: Fokus pada materi sastra seperti Sejarah Sastra Inggris, Teori Sastra, Kritik Sastra, dan Apresiasi Sastra. Tahun Ketiga: Materi pilihan seperti Puisi Inggris, Novel Inggris, Cerpen Inggris, Drama Inggris, Film Inggris, dan Musik Inggris, serta linguistik. Tahun Keempat: Penelitian dan penulisan skripsi. Keahlian yang Dikembangkan Selama studi, mahasiswa akan mengembangkan: Kemampuan berbahasa Inggris Kemampuan berpikir kritis dan analitis Kemampuan berkomunikasi efektif Kemampuan memahami dan menganalisis karya sastra Kemampuan menulis kreatif Kemampuan menggunakan teknologi Rekomendasi Kampus Terbaik Universitas Teknokrat Indonesia direkomendasikan sebagai salah satu kampus dengan jurusan Sastra Inggris terbaik di Indonesia, dilengkapi dengan fasilitas seperti laboratorium, ruang kelas, perpustakaan, auditorium, dan ruang seminar. Mahasiswa di universitas ini juga telah meraih prestasi tingkat nasional dan internasional. Kampus Merdeka Kebijakan Kampus Merdeka dari Kementerian Pendidikan memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa untuk memperluas pengalaman belajar melalui magang, studi independen bersertifikat, pertukaran pelajar, dan riset di luar kampus. Ini memberi mahasiswa kesempatan untuk mengembangkan kompetensi di berbagai bidang, termasuk bahasa Inggris, linguistik, sastra, kewirausahaan, dan digitalisasi. Peluang Karir untuk Lulusan Sastra Inggris Lulusan Sastra Inggris memiliki prospek karir yang luas di berbagai sektor, termasuk: Perusahaan multinasional Instansi pemerintah Organisasi non-pemerintah Lembaga swadaya masyarakat Media Teknologi Pariwisata Pendidikan Sektor kreatif Wirausaha Dengan keahlian yang telah dikembangkan, lulusan Sastra Inggris memiliki peluang untuk sukses di berbagai bidang karir.

Kunjungan Danbrigif 4 Marinir/BS Kolonel Marinibir Supriyadi Tarigan,MM. Ke Universitas Teknokrat Indonesia

Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) terus menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga untuk meningkatkan pengabdian kepada masyarakat dan negara. Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbaik di ASEAN, UTI mendapat kehormatan dengan kunjungan silaturahmi dari Komandan Brigadir Infanteri (Danbrigif) 4 Marinir/BS, Kolonel Marinir Supriadi Tarigan S.IP., M.M., beserta pejabat utama Brigif 4 Mar/BS. Kunjungan Kolonel Marinir Supriadi dan rombongan disambut langsung oleh Rektor UTI, Dr. HM Nasrullah Yusuf, SE., MBA., bersama Wakil Rektor UTI, Dr. H Mahathir Muhammad, SE., MM., serta Wakil Rektor Akademik, Wakil Rektor Kerjasama, Dekan, Wakil Dekan, dan Ketua Program Studi di UTI. Kegiatan ini merupakan kesempatan penting untuk mempererat hubungan antara institusi pendidikan tinggi dan lembaga militer. Kolonel Marinir Supriadi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada UTI atas kerjasama yang telah terjalin dengan Brigif 4 Marinir/BS. “Kami sangat berterima kasih atas sambutan dan layanan yang luar biasa. Kami berharap kerjasama ini dapat berlanjut, karena sangat mendukung tugas kami. Selain menjalankan tugas di dalam negeri, kami juga memiliki tugas di luar negeri, dan salah satu syaratnya adalah kemampuan berbahasa Inggris,” ujarnya. Rektor UTI, Dr. HM Nasrullah Yusuf, juga mengungkapkan rasa terima kasih atas kunjungan Kolonel Marinir Supriadi dan rombongan ke kampus mereka. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Kolonel Mar Supriadi atas kunjungannya. Kami berharap kerjasama ini dapat berlanjut untuk membantu pembangunan negara melalui pendidikan,” kata Dr. Nasrullah. Selama kunjungan, Kolonel Tarigan dan rombongan diperkenalkan dengan berbagai fasilitas di UTI, termasuk simulasi menembak dalam metaverse dan simulasi sidang virtual, sebagai bagian dari upaya UTI untuk memperkenalkan teknologi canggih.    

Universitas Teknokrat Indonesia Tekan Nota Kesepahaman bersama Kemenkumham Provinsi Lampung

Universitas Teknokrat Indonesia terus memperluas kerjasama dengan berbagai instansi dan lembaga pemerintah di Indonesia. Melalui Wakil Rektor IV bidang Kerjasama dan Umum, Dr. Ryan Randy Suryono, M.Kom., UTI baru-baru ini menandatangani Nota Kesepahaman dengan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Provinsi Lampung. Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Kepala Kanwil Kemenkumham Provinsi Lampung, Dr. Sorta Delima Lumban Tobing, S.H., M.Si. Kerjasama ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi oleh UTI dalam kolaborasinya dengan instansi pemerintahan di Indonesia. Wakil Rektor UTI, Dr. H Mahathir Muhammad, SE., MM., mengharapkan agar kerjasama ini dapat berlanjut dan memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pemahaman mengenai pendidikan kekayaan intelektual di Indonesia, khususnya di Provinsi Lampung.    

Persembahan Drama & Tari Nusantara Pentas Seni dan Pelepasan Peserta Pertukaran Maasiswa Merdeka (PPM) Batch 4

Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) menyelenggarakan Pentas Seni dan Pelepasan Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Batch 4 di Auditorium A Kampus pada Kamis, 11 Juli 2024. Dalam acara yang dihadiri oleh Rektor UTI, Dr. Nasrullah Yusuf, SE., MBA., para peserta mempersembahkan berbagai jenis pertunjukan seni, termasuk parade busana Nusantara, drama Nusantara, dan parade tari Nusantara. Selamat tinggal kepada peserta PMM Batch 4 Inbound UTI. Semoga pengalaman selama studi di Universitas Teknokrat Indonesia menjadi kenangan yang berharga bagi kalian semua.

Mahasiswa Sastra Inggris Universitas Teknokrat Raih Prestasi di ALSA National English Competitions

14 Mei – Dua mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) meraih kemenangan dalam The 28th ALSA National English Competitions, sebuah kompetisi bahasa Inggris bergengsi yang diselenggarakan oleh Universitas Indonesia (UI). Mahasiswa yang meraih penghargaan adalah Rania Purisela dan A. Vahry Lilam Putra dari Program Studi Sastra Inggris Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan Universitas Teknokrat Indonesia (FSIP UTI).Rania Purisela memperoleh Juara 2 dalam kategori Newscasting atau membaca berita.Dalam kompetisi ini, Rania dan peserta lainnya dihadapkan pada tantangan membaca berita melalui teleprompter dan menyampaikan prakiraan cuaca Amerika Serikat.Rania tampil dengan lancar dan berhasil mencapai babak semifinal, di mana ia harus menyiapkan laporan berita berdasarkan artikel tentang teknologi pendidikan.Ia melanjutkan ke babak final dengan menulis laporan langsung dalam waktu sepuluh menit tentang insiden jembatan yang tertabrak kapal di Amerika Serikat.Rania mengungkapkan rasa bangganya setelah memenangkan kompetisi ini, “Alhamdulillah, saya bisa mendapatkan juara dalam lomba offline pertama saya,” ujarnya. Selain itu, A. Vahry Lilam Putra dari Universitas Teknokrat Indonesia meraih Juara 3 dalam cabang pidato. Vahry memulai dengan pidato tentang dampak Artificial Intelligence (AI) bagi mahasiswa di babak penyisihan. Di semifinal, ia menghadapi tantangan untuk membuat pidato tentang cybersecurity dalam waktu kurang dari 24 jam. Vahry berhasil masuk babak final dengan membahas tema yang menantang mengenai masa depan baterai daur ulang untuk kendaraan listrik,yang dipilih dari lima tema yang disiapkan panitia. Vahry tampil percaya diri dan terpilih sebagai perwakilan Universitas Teknokrat Indonesia bersama peserta dari Universitas Ciputra dan Universitas Diponegoro. Selain Rania dan Vahry, Silvia Damayanti juga berhasil menjadi finalis 5 besar dalam kategori Newscasting, sementara Elvira Febriana berpartisipasi dalam kategori Storytelling.Suprayogi, M.Hum, selaku pembimbing, menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian ini. Ia mengungkapkan, “ALSA E-Comp adalah lomba yang menantang,menguji spontanitas dan berpikir kritis dengan peserta dari kampus-kampus ternama. Saya bangga dengan hasil yang diraih tim TEC dan berharap semangat mereka dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa Universitas Teknokrat lainnya.”Wakil Rektor UTI, Dr. H. Mahathir Muhammad, SE, MM, juga menyatakan kebanggaannya atas prestasi yang diraih oleh mahasiswa UTI.Ia menilai pencapaian ini menunjukkan mutu pendidikan di Universitas Teknokrat Indonesia yang setara dengan standar nasional dan internasional.“Semoga prestasi ini terus dipertahankan dan memberikan nilai tambah bagi mahasiswa di masa depan,” harap Mahathir.

Mahasiswa Sastra Inggris Universitas Teknokrat Raih Juara di STIKES Banyuwangi English Competitions 2024

4 Mei – Program Studi Sastra Inggris Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) terus berkomitmen untuk meningkatkan keterampilan public speaking mahasiswanya sebagai bagian dari persiapan memasuki dunia kerja. Salah satu upayanya adalah dengan mengikutkan mahasiswa yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa Teknokrat English Club (UKM TEC) dalam berbagai kompetisi.Baru-baru ini, UKM TEC berhasil meraih prestasi di STIKES Banyuwangi English Competitions, sebuah kompetisi bahasa Inggris tingkat nasional yang diselenggarakan secara rutin oleh STIKES Banyuwangi untuk mengasah potensi siswa sekolah menengah atas dan mahasiswa dalam berbagai cabang bahasa Inggris. Dalam ajang ini, tim mahasiswa UKM TEC meraih beberapa penghargaan, antara lain juara 1 dalam kategori Newscasting, yang terdiri dari Rania Purisela Sutawan,Muhammad Zahii Athalah, dan Selly Ramadona. Selain itu, Hairunnisa Napitupulu, M. Raffa Zuliano, dan Lulu Aprilia meraih juara 5 dalam kategori Newscasting,dan Ade Agustina Cahya meraih juara 3 dalam kategori Solosong. Dalam kategori Newscasting, peserta ditantang untuk menyampaikan berita di studio dan melaporkan secara langsung dengan tema teknologi dalam kehidupan sehari-hari.Tim UKM TEC mengangkat tema tentang financial technology, dengan Rania sebagai pembaca berita, Selly sebagai reporter, dan Zahii sebagai narasumber.Rania mengungkapkan rasa syukurnya atas kemenangan ini, “Saya sangat bersyukur bisa memenangkan lomba ini bersama tim.Ke depannya, saya berharap dapat terus berprestasi dan membawa nama baik Universitas Teknokrat Indonesia,” ujar Rania pada Sabtu (4/5/2024).

Membanggakan! Universitas Teknokrat Indonesia Sabet Juara II dan III di Asian English Olympics International Competition 2024

  12 Februari – Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia meraih prestasi gemilang dengan meraih juara II dan III di Asian English Olympics (AEO). Ini merupakan pencapaian yang sangat membanggakan bagi keluarga besar kampus yang dikenal sebagai “Sang Juara.” Asian English Olympics adalah kompetisi bahasa Inggris tingkat internasional yang diselenggarakan oleh Universitas Bina Nusantara,berlangsung dari 28 Januari 2024 hingga 3 Februari 2024.Universitas Teknokrat Indonesia mengirimkan delapan delegasi untuk berkompetisi dalam berbagai cabang lomba, termasuk speech, scrabble, news casting, dan debate.Kompetisi AEO ini diikuti oleh peserta dari berbagai universitas internasional dan nasional, termasuk SOLBridge International School of Business (Korea Selatan),LYCEUM of the Philippine University-Batangas, University Mindanao (Filipina), Binus University, Universitas Indonesia, Universitas Lampung, dan Universitas Brawijaya. Mahasiswa Teknokrat yang berhasil meraih juara antara lain: Juara II Scrabble: Aditya Putra Difa (Teknik Elektro/2023) Juara III News Casting: Rindi Nur Oktavia (Sastra Inggris/2020) Grandfinalist kategori Debate Novice: Ardhani Esa Hanny Wulandari Semifinalist Speech: A. Vahry Lilam Putra Quarterfinalist Newscasting: Adelia Putri Scrabble Rank 5: Prayoga Affandi Rindi menjadi satu-satunya pemenang dari Indonesia, sementara dua pemenang lainnya berasal dari Filipina. Rindi mengungkapkan terima kasih atas dukungan Universitas Teknokrat Indonesia yang telah memfasilitasi dan mendukung tim dalam kompetisi AEO.Dina Amelia, sebagai pembimbing, mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian mahasiswa dan berkomitmen untuk terus membimbing mereka menuju prestasi internasional.Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., MM., menyatakan kebanggaannya atas prestasi tersebut.“Pencapaian ini menunjukkan kualitas pendidikan yang kami berikan. Kami sangat bangga melihat mahasiswa kami tampil menonjol di ajang internasional seperti AEO,” ujar Mahathir.Asian English Olympics International Competition adalah platform prestisius bagi mahasiswa di seluruh Asia untuk bersaing dan berbagi pengetahuan dalam bidang bahasa Inggris.Keberhasilan mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia ini tidak hanya mencerminkan keunggulan akademis mereka tetapi juga kemampuan untuk bersaing di tingkat internasional. Selamat kepada tim mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia atas prestasi yang luar biasa ini!

Mahasiswi Universitas Teknokrat Raih Juara II Nasional di Newscasting Competition The National Competition of SEESPA English Olympic 2023

Universitas Teknokrat Indonesia terus mendukung mahasiswanya untuk meraih prestasi terbaik. Kali ini, seorang mahasiswi dari universitas tersebut berhasil meraih Juara II dalam Newscasting Competition pada The National Competition of SEESPA English Olympic (SEO) 2023 yang diadakan oleh Universitas Sriwijaya Palembang pada November 2023. Salsabila Elysia, mahasiswi Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris dari Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan (FSIP) Universitas Teknokrat Indonesia,adalah peraih juara tersebut. Ia dibimbing oleh Suprayogi, SS., M.Hum., dosen di FSIP Teknokrat. Salsabila meraih Juara II Nasional dengan membawakan tema berita mengenai “Dampak Polusi Udara terhadap Kesehatan Masyarakat.” Berikut adalah daftar pemenang Newscasting Competition SEO 2023: Juara 1: Universitas Brawijaya Juara 2: Universitas Teknokrat Indonesia Juara 3: Universitas Airlangga Lomba Newscasting Competition SEO 2023 yang mengusung tema “Fight for Your Beliefs, Go Beyond the Boundaries” diikuti oleh 50 peserta dari 12 perguruan tinggi di Indonesia, termasuk: Universitas Brawijaya Universitas Teknokrat Indonesia Universitas Airlangga Universitas Sriwijaya Universitas Negeri Surabaya Universitas Negeri Yogyakarta UIN Raden Intan Lampung, serta lima kampus lainnya. Kompetisi ini dilaksanakan secara daring, di mana peserta mengirimkan video newscasting kepada panitia, dan juri menilai video yang dikirimkan.Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., MM., menyatakan kebanggaannya atas pencapaian Salsabila. “Selamat kepada Salsabila yang telah meraih Juara II Nasional dalam lomba Newscasting Competition. Meskipun masih di semester 2 dan berasal dari Program Studi S1 Pendidikan Bahasa Inggris, Salsabila tetap menunjukkan semangat dan bakat yang luar biasa di bidang newscasting,” ujar Dr. Mahathir.    

Scroll to top