Author : COE sport

Sejarah Sastra Inggris

Sastra Inggris memiliki sejarah yang kaya dan beragam, mencerminkan perkembangan bahasa, budaya, dan masyarakat Inggris dari zaman ke zaman. Perjalanan sastra ini dapat dibagi menjadi beberapa periode utama: periode Anglo-Saxon, periode Pertengahan, Renaissance, periode Modern, dan Kontemporer. Periode Anglo-Saxon (c. 450–1066) Periode ini dimulai dengan kedatangan para penutur bahasa Inggris Kuno, yang mencakup suku-suku seperti Angles, Saxons, dan Jutes. Karya-karya sastra dari periode ini sebagian besar berupa puisi epik, seperti “Beowulf,” yang menjadi salah satu karya paling terkenal. “Beowulf” menggambarkan perjuangan heroik melawan monster dan mencerminkan nilai-nilai budaya Anglo-Saxon seperti keberanian dan kehormatan. Periode Pertengahan (c. 1066–1500) Setelah penaklukan Norman pada tahun 1066, bahasa Inggris mulai dipengaruhi oleh bahasa Prancis dan Latin. Ini adalah periode kelahiran sastra dalam bentuk prosa dan puisi yang lebih kompleks. Penulis terkenal dari periode ini termasuk Geoffrey Chaucer, yang karya terkenalnya, “The Canterbury Tales,” menyajikan kisah-kisah yang diucapkan oleh sekelompok peziarah. Karya ini tidak hanya menggambarkan beragam karakter tetapi juga menyentuh tema sosial dan moral pada masanya. Renaissance (c. 1500–1660) Renaissance ditandai oleh kebangkitan minat terhadap seni dan ilmu pengetahuan, serta eksplorasi budaya klasik. Pada periode ini, drama mulai berkembang dengan pesat, terutama melalui karya-karya William Shakespeare. Shakespeare, yang sering dianggap sebagai penulis terbesar dalam bahasa Inggris, menciptakan drama-tragedi dan komedi yang mendalam, seperti “Hamlet,” “Othello,” dan “A Midsummer Night’s Dream.” Selain Shakespeare, penulis lain seperti Christopher Marlowe dan Ben Jonson juga memberikan kontribusi signifikan dalam dunia drama. Periode Modern (c. 1660–1900) Setelah periode Renaissance, sastra Inggris memasuki era Modern, yang ditandai dengan pergeseran menuju prosa dan novel. Penulis seperti Daniel Defoe dengan “Robinson Crusoe” dan Jonathan Swift dengan “Gulliver’s Travels” mulai mengeksplorasi tema-tema baru, termasuk kritik sosial dan politik. Era ini juga melihat munculnya novel romantis yang ditulis oleh Jane Austen dan Charlotte Brontë, yang mengeksplorasi masalah gender dan kelas dalam masyarakat Inggris. Sastra Kontemporer (20th Century–Present) Masuk ke abad ke-20, sastra Inggris semakin beragam dengan munculnya berbagai aliran dan gaya. Modernisme, yang dipelopori oleh penulis seperti Virginia Woolf dan James Joyce, mengeksplorasi kesadaran dan pengalaman subjektif. Sementara itu, pasca-perang memperkenalkan penulis seperti Salman Rushdie dan Kazuo Ishiguro, yang menggabungkan tema identitas dan multiculturalisme. Dalam beberapa dekade terakhir, sastra Inggris juga mencakup suara-suaranya yang lebih beragam, mencerminkan kompleksitas masyarakat modern. Sejarah sastra Inggris tidak hanya mencerminkan evolusi bahasa tetapi juga mencerminkan perubahan sosial, politik, dan budaya. Setiap periode memberikan kontribusi unik yang membentuk cara kita memahami sastra hari ini. Dari puisi epik hingga novel modern, sastra Inggris tetap menjadi cermin yang menyoroti kondisi manusia dan masyarakat sepanjang waktu. sumber berita : “A History of English Literature” Situs Web : The British Library

Mahasiswa Sastra Inggris Teknokrat Wakili Lampung dalam Pekan Seni Mahasiswa Nasional 2024 Cabang Lomba Cerita Pendek

Halo Sobat Juara… Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) terus memberikan dukungan dan fasilitas kepada mahasiswanya untuk mencapai prestasi tingkat nasional. Fauzi, mahasiswa Program Studi S1 Sastra Inggris UTI, akan mewakili Provinsi Lampung dalam Pekan Seni Mahasiswa Nasional (Peksiminas) 2024 di kategori lomba Cerita Pendek (Cerpen). Peksiminas 2024 dijadwalkan akan berlangsung di UNJ dari tanggal 2 hingga 7 September 2024. Fauzi terpilih mewakili Lampung dalam Peksiminas 2024 setelah meraih Juara 1 pada Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) 2024 yang digelar pada bulan Juni lalu. Cerpen yang membuat Fauzi meraih Juara 1 di Peksimida berjudul “Anggrek Tidur,” yang mengisahkan seorang ibu yang mencari anaknya yang hilang setelah mengikuti jejak sang ayah dalam mencari Anggrek Hutan. Cerpen ini mengangkat tema kearifan lokal. Fauzi mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Universitas Teknokrat Indonesia yang telah memberikan dukungan dan fasilitas sehingga ia bisa meraih Juara 1 di Peksimida dan mewakili Lampung dalam Peksiminas 2024. Fauzi diberangkatkan dengan pelepasan resmi oleh Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Auliya Rahman Isnain, S.Kom., M.Cs., pada Sabtu, 31 Agustus 2024. Pembimbing Fauzi, Dr. M. Yuseano Kardiansyah, MA., menyatakan kekagumannya atas dedikasi Fauzi dalam menulis cerita dan perjuangannya yang membawa prestasi di tingkat daerah hingga nasional. Wakil Rektor Universitas Teknokrat Indonesia, Dr. H Mahathir Muhammad, SE., MM., memberikan ucapan selamat kepada Fauzi untuk ajang Peksiminas.”Selamat berjuang, Fauzi. Semoga sukses dan membawa pulang juara. Jangan lupa untuk menghubungi dan meminta restu dari orang tua sebelum mengikuti perlombaan bergengsi ini,” kata Dr. Mahathir.

Mengenal Jurusan Sastra Inggris dan Peluang Karirnya

Apa Itu Jurusan Sastra Inggris? Jurusan Sastra Inggris adalah program studi yang fokus pada studi tentang sastra dan bahasa Inggris dari berbagai aspek, termasuk keilmuan sastra dan linguistik. Program ini melibatkan analisis karya sastra berbahasa Inggris seperti puisi, novel, cerpen, drama, serta film dan musik, serta mempelajari teori, kritik, dan sejarah perkembangan sastra Inggris. Mahasiswa jurusan ini juga akan mempelajari linguistik, yaitu ilmu yang membahas berbagai aspek bahasa seperti fonetik, fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, dan pragmatik. Keahlian dan Kompetensi Lulusan Lulusan Sastra Inggris akan memiliki keahlian dalam: Kemampuan bahasa Inggris secara lisan dan tulisan Berpikir kritis dan analitis Komunikasi yang efektif Memahami dan menganalisis karya sastra Prospek Kerja Lulusan Lulusan jurusan Sastra Inggris memiliki berbagai peluang karir, antara lain: Penerjemah Interpreter Editor Jurnalis Dosen Pustakawan PenulisPegiat budaya Mata Kuliah di Jurusan Sastra Inggris Materi yang dipelajari dibagi menjadi dua kategori utama: Sastra: Meliputi mata kuliah seperti Sejarah Sastra Inggris, Teori Sastra, Kritik Sastra, Apresiasi Sastra, Puisi Inggris, Novel Inggris, Cerpen Inggris, Drama Inggris, Film Inggris, dan Musik Inggris. Linguistik: Meliputi Bahasa Inggris Dasar, Fonetik dan Fonologi, Morfologi, Sintaksis, Semantik, dan Pragmatik. Mahasiswa juga akan mempelajari mata kuliah tambahan seperti Metodologi Penelitian, Komputerisasi Bahasa, Penulisan Kreatif, Jurnalistik, Penerjemahan, dan Interpreting. Kurikulum dan Tahun Per Tahun Kurikulum jurusan ini bervariasi di setiap universitas, namun umumnya mencakup: Tahun Pertama: Mata kuliah dasar seperti Bahasa Inggris Dasar, Fonetik dan Fonologi, Morfologi, Sintaksis, Semantik, dan Pragmatik. Tahun Kedua: Fokus pada materi sastra seperti Sejarah Sastra Inggris, Teori Sastra, Kritik Sastra, dan Apresiasi Sastra. Tahun Ketiga: Materi pilihan seperti Puisi Inggris, Novel Inggris, Cerpen Inggris, Drama Inggris, Film Inggris, dan Musik Inggris, serta linguistik. Tahun Keempat: Penelitian dan penulisan skripsi. Keahlian yang Dikembangkan Selama studi, mahasiswa akan mengembangkan: Kemampuan berbahasa Inggris Kemampuan berpikir kritis dan analitis Kemampuan berkomunikasi efektif Kemampuan memahami dan menganalisis karya sastra Kemampuan menulis kreatif Kemampuan menggunakan teknologi Rekomendasi Kampus Terbaik Universitas Teknokrat Indonesia direkomendasikan sebagai salah satu kampus dengan jurusan Sastra Inggris terbaik di Indonesia, dilengkapi dengan fasilitas seperti laboratorium, ruang kelas, perpustakaan, auditorium, dan ruang seminar. Mahasiswa di universitas ini juga telah meraih prestasi tingkat nasional dan internasional. Kampus Merdeka Kebijakan Kampus Merdeka dari Kementerian Pendidikan memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa untuk memperluas pengalaman belajar melalui magang, studi independen bersertifikat, pertukaran pelajar, dan riset di luar kampus. Ini memberi mahasiswa kesempatan untuk mengembangkan kompetensi di berbagai bidang, termasuk bahasa Inggris, linguistik, sastra, kewirausahaan, dan digitalisasi. Peluang Karir untuk Lulusan Sastra Inggris Lulusan Sastra Inggris memiliki prospek karir yang luas di berbagai sektor, termasuk: Perusahaan multinasional Instansi pemerintah Organisasi non-pemerintah Lembaga swadaya masyarakat Media Teknologi Pariwisata Pendidikan Sektor kreatif Wirausaha Dengan keahlian yang telah dikembangkan, lulusan Sastra Inggris memiliki peluang untuk sukses di berbagai bidang karir.

Pengantar Jurusan Pendidikan Olahraga: Peluang Karir dan Gaji Lulusan

  Apa Itu Jurusan Pendidikan Olahraga? Jurusan Pendidikan Olahraga merupakan program studi yang fokus pada pengembangan keterampilan dan pengetahuan di bidang olahraga dari perspektif pengajaran. Program ini dirancang untuk mempersiapkan lulusannya menjadi guru pendidikan jasmani, pelatih olahraga, atau profesional di sektor olahraga lainnya. Selama studi, mahasiswa akan mempelajari berbagai mata kuliah yang mencakup teori pendidikan, psikologi, sosiologi, hingga mata kuliah khusus seperti biomekanika, fisiologi olahraga, dan manajemen olahraga. Praktik langsung juga menjadi bagian penting dari kurikulum, termasuk pengalaman mengajar, latihan, dan penelitian. Prospek Karir Lulusan Lulusan dari jurusan Pendidikan Olahraga memiliki berbagai peluang karir, antara lain: Guru Pendidikan Jasmani: Mengajar di sekolah dasar, menengah, atau perguruan tinggi. Pelatih Olahraga: Mengelola dan melatih tim di berbagai cabang olahraga. Pengelola Sarana Olahraga: Mengatur fasilitas olahraga. Konsultan Olahraga: Memberikan saran dan strategi terkait olahraga. Jurnalis Olahraga: Menulis dan melaporkan berita olahraga. Atlet Profesional: Berkarir sebagai atlet di tingkat profesional. Beberapa mata kuliah yang diajarkan meliputi teori pendidikan, psikologi pendidikan, sosiologi pendidikan, anatomi dan fisiologi olahraga, biomekanika, kinesiologi, manajemen olahraga, serta evaluasi olahraga. Kenapa Memilih Jurusan Pendidikan Olahraga? Ada beberapa alasan mengapa seseorang memilih jurusan ini: Minat pada Olahraga: Bagi mereka yang gemar berolahraga, jurusan ini menawarkan kesempatan untuk mendalami olahraga dan cara mengajarkannya. Menjadi Guru Pendidikan Jasmani: Profesi ini sangat diminati dan memungkinkan Anda mengajarkan olahraga kepada generasi muda. Menjadi Pelatih Olahraga: Jika Anda ingin membantu atlet mencapai potensi terbaik mereka, menjadi pelatih bisa menjadi pilihan yang tepat. Berkarir di Bidang Olahraga: Program ini juga membuka jalan untuk berbagai profesi lain dalam dunia olahraga. Kelebihan Jurusan Pendidikan Olahraga Prospek Kerja Luas: Lulusan dapat berkarir sebagai guru, pelatih, atau dalam berbagai profesi olahraga lainnya. Manfaat Kesehatan: Pengetahuan tentang olahraga dapat membantu dalam menjaga kesehatan pribadi dan orang lain. Peluang Pengembangan Diri: Jurusan ini menawarkan kesempatan untuk berkembang dalam bidang olahraga, pendidikan, dan manajemen. Program Studi Terkait Pendidikan Olahraga Di Indonesia, terdapat beberapa program studi terkait dengan Pendidikan Olahraga, antara lain: Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR): Program ini mempersiapkan lulusannya untuk menjadi guru atau pelatih dengan fokus pada teori pendidikan, psikologi, anatomi, fisiologi, biomekanika, dan manajemen olahraga. Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO): Program ini fokus pada persiapan pelatih olahraga profesional dengan mata kuliah seperti metodologi kepelatihan dan ilmu keolahragaan. Selain itu, terdapat program studi lain yang berhubungan dengan olahraga, seperti: Ilmu Keolahragaan: Fokus pada kajian ilmiah olahraga. Kepelatihan Fisik Olahraga: Memfokuskan pada pelatihan kebugaran fisik. Olahraga Rekreasi: Mengkaji olahraga sebagai kegiatan rekreasi. Olahraga dan Kesehatan: Menggali manfaat olahraga bagi kesehatan. Olahraga dan Pariwisata: Menghubungkan olahraga dengan sektor pariwisata. Pemilihan program studi harus disesuaikan dengan minat dan tujuan karir Anda. Jika Anda tertarik menjadi guru atau pelatih, PJKR dan PKO adalah pilihan yang tepat. Untuk minat yang lebih luas dalam bidang olahraga, pertimbangkan program studi lain yang sesuai dengan kebutuhan dan aspirasi Anda.

Mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia, Selly Septiani, akan Mewakili Indonesia dalam Ajang South East Asia Karate Federation

yang akan berlangsung pada Mei mendatang di Manila, Filipina. Universitas Teknokrat menyelenggarakan acara pelepasan untuk Selly yang dihadiri oleh berbagai pejabat universitas, termasuk Wakil Rektor III M. Najib Dwi Satria, S.Kom., M.T., Wakil Dekan FSIP Rizki Yuliandra, S.Pd., M.Pd., dan Wakil Dekan FTIK Auliya Rahman, S.Kom., M.Cs., serta pembina UKM Olahraga. Rizki Yuliandra menjelaskan bahwa kampus mendukung pengembangan minat dan bakat mahasiswa melalui fasilitas yang memadai, baik di bidang akademik maupun non-akademik. “Jadwal kuliah disesuaikan agar tidak mengganggu latihan atlet, sehingga mereka bisa tetap berprestasi di bidang olahraga,” tambahnya. Kampus juga memberikan berbagai penghargaan kepada mahasiswa berprestasi, termasuk beasiswa. “Selly telah konsisten meraih penghargaan berkat prestasinya,” ungkap Rizki. Selly menjalani latihan yang intensif sebagai persiapan untuk PON dan Asian Games. Dia berharap dukungan dari dosen dan masyarakat dapat membantunya meraih juara dalam kompetisi tersebut. Selly juga akan mewakili Indonesia di Asian Games di Vietnam akhir tahun ini, dan berencana membawa nama Teknokrat ke ajang tersebut. Ia mengucapkan terima kasih kepada semua dosen atas dukungan mereka. Ketua Yayasan Pendidikan Teknokrat, Dr. H. Mahathir Muhammad, SE., MM, menyatakan bahwa kegiatan pelepasan ini sebagai bentuk dukungan kepada Selly, yang merupakan mahasiswa S1 Pendidikan Olahraga dan telah menunjukkan prestasi di tingkat nasional dan internasional. Mahathir percaya bahwa Selly dapat meraih medali emas dan menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya, dengan membuktikan bahwa prestasi di bidang olahraga dan akademik dapat berjalan beriringan. Selly juga telah meraih berbagai penghargaan baik di tingkat nasional maupun internasional.    

Kunjungan Danbrigif 4 Marinir/BS Kolonel Marinibir Supriyadi Tarigan,MM. Ke Universitas Teknokrat Indonesia

Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) terus menjalin kerjasama dengan berbagai lembaga untuk meningkatkan pengabdian kepada masyarakat dan negara. Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) terbaik di ASEAN, UTI mendapat kehormatan dengan kunjungan silaturahmi dari Komandan Brigadir Infanteri (Danbrigif) 4 Marinir/BS, Kolonel Marinir Supriadi Tarigan S.IP., M.M., beserta pejabat utama Brigif 4 Mar/BS. Kunjungan Kolonel Marinir Supriadi dan rombongan disambut langsung oleh Rektor UTI, Dr. HM Nasrullah Yusuf, SE., MBA., bersama Wakil Rektor UTI, Dr. H Mahathir Muhammad, SE., MM., serta Wakil Rektor Akademik, Wakil Rektor Kerjasama, Dekan, Wakil Dekan, dan Ketua Program Studi di UTI. Kegiatan ini merupakan kesempatan penting untuk mempererat hubungan antara institusi pendidikan tinggi dan lembaga militer. Kolonel Marinir Supriadi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada UTI atas kerjasama yang telah terjalin dengan Brigif 4 Marinir/BS. “Kami sangat berterima kasih atas sambutan dan layanan yang luar biasa. Kami berharap kerjasama ini dapat berlanjut, karena sangat mendukung tugas kami. Selain menjalankan tugas di dalam negeri, kami juga memiliki tugas di luar negeri, dan salah satu syaratnya adalah kemampuan berbahasa Inggris,” ujarnya. Rektor UTI, Dr. HM Nasrullah Yusuf, juga mengungkapkan rasa terima kasih atas kunjungan Kolonel Marinir Supriadi dan rombongan ke kampus mereka. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Kolonel Mar Supriadi atas kunjungannya. Kami berharap kerjasama ini dapat berlanjut untuk membantu pembangunan negara melalui pendidikan,” kata Dr. Nasrullah. Selama kunjungan, Kolonel Tarigan dan rombongan diperkenalkan dengan berbagai fasilitas di UTI, termasuk simulasi menembak dalam metaverse dan simulasi sidang virtual, sebagai bagian dari upaya UTI untuk memperkenalkan teknologi canggih.    

Universitas Teknokrat Indonesia Tekan Nota Kesepahaman bersama Kemenkumham Provinsi Lampung

Universitas Teknokrat Indonesia terus memperluas kerjasama dengan berbagai instansi dan lembaga pemerintah di Indonesia. Melalui Wakil Rektor IV bidang Kerjasama dan Umum, Dr. Ryan Randy Suryono, M.Kom., UTI baru-baru ini menandatangani Nota Kesepahaman dengan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Provinsi Lampung. Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Kepala Kanwil Kemenkumham Provinsi Lampung, Dr. Sorta Delima Lumban Tobing, S.H., M.Si. Kerjasama ini merupakan bagian dari pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi oleh UTI dalam kolaborasinya dengan instansi pemerintahan di Indonesia. Wakil Rektor UTI, Dr. H Mahathir Muhammad, SE., MM., mengharapkan agar kerjasama ini dapat berlanjut dan memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan pemahaman mengenai pendidikan kekayaan intelektual di Indonesia, khususnya di Provinsi Lampung.    

Persembahan Drama & Tari Nusantara Pentas Seni dan Pelepasan Peserta Pertukaran Maasiswa Merdeka (PPM) Batch 4

Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) menyelenggarakan Pentas Seni dan Pelepasan Pertukaran Mahasiswa Merdeka (PMM) Batch 4 di Auditorium A Kampus pada Kamis, 11 Juli 2024. Dalam acara yang dihadiri oleh Rektor UTI, Dr. Nasrullah Yusuf, SE., MBA., para peserta mempersembahkan berbagai jenis pertunjukan seni, termasuk parade busana Nusantara, drama Nusantara, dan parade tari Nusantara. Selamat tinggal kepada peserta PMM Batch 4 Inbound UTI. Semoga pengalaman selama studi di Universitas Teknokrat Indonesia menjadi kenangan yang berharga bagi kalian semua.

Mahasiswa dari Program Studi S1 Pendidikan Olahraga Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan Berhasil Meraih Juara III dalam Kategori Zumba

Mahasiswa dari Program Studi S1 Pendidikan Olahraga Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan berhasil meraih juara III dalam kategori zumba pada Lomba Senam Nasional Festra JPOK ULM 2024,yang berlangsung secara virtual pada 23-24 Mei 2024. Para peserta yang mengikuti kompetisi tersebut adalah: Dio Rici Sagita Ibnu Fadilah Ayu Tantri Utami Ayo, bergabunglah di Program Studi Pendidikan Olahraga Universitas Teknokrat Indonesia sekarang juga. Pendaftaran dapat dilakukan melalui situs web spmb.teknokrat.ac.id.      

Mahasiswa Sastra Inggris Universitas Teknokrat Raih Prestasi di ALSA National English Competitions

14 Mei – Dua mahasiswa Universitas Teknokrat Indonesia (UTI) meraih kemenangan dalam The 28th ALSA National English Competitions, sebuah kompetisi bahasa Inggris bergengsi yang diselenggarakan oleh Universitas Indonesia (UI). Mahasiswa yang meraih penghargaan adalah Rania Purisela dan A. Vahry Lilam Putra dari Program Studi Sastra Inggris Fakultas Sastra dan Ilmu Pendidikan Universitas Teknokrat Indonesia (FSIP UTI).Rania Purisela memperoleh Juara 2 dalam kategori Newscasting atau membaca berita.Dalam kompetisi ini, Rania dan peserta lainnya dihadapkan pada tantangan membaca berita melalui teleprompter dan menyampaikan prakiraan cuaca Amerika Serikat.Rania tampil dengan lancar dan berhasil mencapai babak semifinal, di mana ia harus menyiapkan laporan berita berdasarkan artikel tentang teknologi pendidikan.Ia melanjutkan ke babak final dengan menulis laporan langsung dalam waktu sepuluh menit tentang insiden jembatan yang tertabrak kapal di Amerika Serikat.Rania mengungkapkan rasa bangganya setelah memenangkan kompetisi ini, “Alhamdulillah, saya bisa mendapatkan juara dalam lomba offline pertama saya,” ujarnya. Selain itu, A. Vahry Lilam Putra dari Universitas Teknokrat Indonesia meraih Juara 3 dalam cabang pidato. Vahry memulai dengan pidato tentang dampak Artificial Intelligence (AI) bagi mahasiswa di babak penyisihan. Di semifinal, ia menghadapi tantangan untuk membuat pidato tentang cybersecurity dalam waktu kurang dari 24 jam. Vahry berhasil masuk babak final dengan membahas tema yang menantang mengenai masa depan baterai daur ulang untuk kendaraan listrik,yang dipilih dari lima tema yang disiapkan panitia. Vahry tampil percaya diri dan terpilih sebagai perwakilan Universitas Teknokrat Indonesia bersama peserta dari Universitas Ciputra dan Universitas Diponegoro. Selain Rania dan Vahry, Silvia Damayanti juga berhasil menjadi finalis 5 besar dalam kategori Newscasting, sementara Elvira Febriana berpartisipasi dalam kategori Storytelling.Suprayogi, M.Hum, selaku pembimbing, menyampaikan rasa syukurnya atas pencapaian ini. Ia mengungkapkan, “ALSA E-Comp adalah lomba yang menantang,menguji spontanitas dan berpikir kritis dengan peserta dari kampus-kampus ternama. Saya bangga dengan hasil yang diraih tim TEC dan berharap semangat mereka dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa Universitas Teknokrat lainnya.”Wakil Rektor UTI, Dr. H. Mahathir Muhammad, SE, MM, juga menyatakan kebanggaannya atas prestasi yang diraih oleh mahasiswa UTI.Ia menilai pencapaian ini menunjukkan mutu pendidikan di Universitas Teknokrat Indonesia yang setara dengan standar nasional dan internasional.“Semoga prestasi ini terus dipertahankan dan memberikan nilai tambah bagi mahasiswa di masa depan,” harap Mahathir.

Scroll to top